parenting

Begini Lho Moms Cara Mengatasi Anak Gagap

Banyak anak berusia antara 2 hingga 5 tahun mengalami gagap dalam berbicara. Perlu peran besar orangtua untuk mengatasi anak gagap diantaranya adalah menggunakan waktu makan bersama untuk bercengkrama dengan anak.


Editor: Nurakhmayani
Sabtu, 10 Desember 2022 | 05:49 WIB
Foto: Ilustrasi anak gagap (pexels/Ketut Subiyanto)
Foto: Ilustrasi anak gagap (pexels/Ketut Subiyanto)

Banyak anak berusia antara 2 hingga 5 tahun mengalami gagap dalam berbicara. Perlu peran besar orangtua untuk mengatasi anak gagap diantaranya adalah menggunakan waktu makan bersama untuk bercengkrama dengan anak. gagap adalah salah satu bentuk disfluensi , gangguan dalam aliran bicara.

Pada anak-anak biasanya mereka mengulangi suku kata, kata, atau frasa tertentu, memperpanjang kata dan berhenti, tidak bersuara untuk bunyi dan suku kata tertentu.

Dalam banyak kasus, gagap hilang dengan sendirinya pada usia 5 tahun. Tetapi ada juga anak yang mengalami gagap dalam waktu yang lama dan butuh perawatan yang efektif untuk membantu anak mengatasinya.

Dilansir dari Kids Health, banyak dokter dan ilmuwan tidak sepenuhnya yakin mengapa beberapa anak gagap. Tetapi sebagian besar percaya bahwa beberapa hal berkontribusi terhadapnya, seperti masalah dengan cara pesan otak berinteraksi dengan otot dan bagian tubuh yang diperlukan untuk berbicara.

Banyak yang percaya bahwa gagap mungkin bersifat genetik. Anak-anak yang gagap tiga kali lebih mungkin memiliki anggota keluarga dekat yang juga gagap, atau gagap.

Moms, tanda-tanda gagap sebenarnya sudah terlihat saat anak berusia sekitar 18-24 bulan. Pada usia ini, terjadi ledakan kosakata dan anak-anak mulai menyusun kata-kata untuk membentuk kalimat.

Kegagapan anak mungkin menjelkan bagi orangtua hingga mebuatnya frustrasi, tetapi wajar bagi anak-anak untuk mengalami kegagapan pada tahap ini.

Jadi, Moms n Dads dituntut untuk lebih bersabar menghadapi anak yang gagap
Seorang anak mungkin gagap selama beberapa minggu atau beberapa bulan, dan kegagapan itu bisa datang dan pergi. 
Tetapi sebagian besar anak yang mulai gagap sebelum usia 5 tahun berhenti tanpa memerlukan bantuan seperti terapi wicara atau bahasa.

Ketika anak masuk sekolah dasar dan mulai mengasah kemampuan komunikasinya maka gagapnya perlahan mulai menghilang. 
Ketika seorang anak usia sekolah yang terus gagap mungkin menyadari masalahnya dan mungkin merasa malu sebab akan menarik perhatian teman sekelas bahkan menggodanya.

Jika ini terjadi pada anak Moms, bicaralah dengan guru , yang dapat menanganinya di kelas bersama anak-anak. Guru juga dapat mengurangi jumlah situasi berbicara yang membuat stres anak sampai terapi wicara dimulai.
Moms, jika anak sudah berusia 5 tahun dan masih gagap, maka bicarakan dengan dokter atau terapis bahasa wicara.

Periksa dengan terapis wicara jika anak:
1. mencoba menghindari situasi yang membutuhkan pembicaraan
2. mengubah kata karena takut gagap
3. memiliki gerakan wajah atau tubuh bersamaan dengan kegagapan
4. mengulangi seluruh kata dan frase sering dan konsisten
5. mengulang bunyi dan suku kata lebih sering
6. memiliki ucapan yang terdengar sangat tegang
7. Juga bicarakan dengan terapis jika:
8.moms melihat peningkatan ketegangan wajah atau kekencangan pada otot bicara anak
9. moms memperhatikan ketegangan vokal yang menyebabk an peningkatan nada atau kenyaringan
10. moms memiliki kekhawatiran lain tentang ucapan anak. Sebagian besar sekolah akan menawarkan tes dan terapi yang tepat jika kegagapan berlangsung selama 6 bulan atau lebih.

Lalu apa yang harus dilakukan orangtua? 
Coba langkah-langkah ini untuk membantu anak Anda:

  • Ketika anak berbicara, Moms jangan menuntut anak untuk berbicara dengan tepat atau benar setiap saat.
  • Biarkan berbicara menjadi menyenangkan.
  • Gunakan waktu makan keluarga sebagai waktu percakapan.
  • Hindari gangguan seperti radio atau TV.
  • Hindari koreksi atau kritik seperti "pelan-pelan", "luangkan waktu Anda", atau "tarik napas dalam-dalam". Komentar-komentar ini, betapapun bermaksud baik, hanya akan membuat anak jadi merasa sadar diri dan tertekan.
  • Hindari meminta anak berbicara atau membaca dengan suara keras saat merasa tidak nyaman atau saat kegagapan meningkat.
  • Sebaliknya, pada saat-saat ini, Moms dorong kegiatan yang tidak membutuhkan banyak bicara.
  • Jangan menyela anak  atau menyuruh mereka untuk memulai dari awal.
  • Jangan beritahu anak  untuk berpikir sebelum berbicara.
  • Berikan suasana tenang di dalam rumah dengan mencoba untuk memperlambat laju kehidupan keluarga.
  • Bicaralah perlahan dan jelas saat berbicara dengan anak atau orang lain di hadapan mereka.
  • Pertahankan kontak mata dengan anak dan  cobalah untuk tidak memalingkan muka atau menunjukkan tanda-tanda kesal.
  • Biarkan anak berbicara sendiri dan menyelesaikan pemikiran dan kalimat.
  • Jeda sebelum menanggapi pertanyaan atau komentar anak.
  • Bicaralah perlahan dengan anak. Ini membutuhkan latihan! Memodelkan kecepatan bicara yang lambat akan membantu kefasihan anak

Nah, Moms bagaimana?sudah jelas ya menghadapi anak gagap.

Tag gagap

Terkini