parenting

Biar Nggak Boros Gegara Banyak Bukber, Begini Cara Mengatur Uang Selama Ramadan

Penting nih untuk Parents ketahui bagaimana cara mengatur uang selama Ramadan agar pengealuaran tetap terkendali.


Editor: Cahyaningrum
Kamis, 30 Maret 2023 | 17:15 WIB
Ilustrasi mengatur uang untuk kebutuhan Ramadan. (Foto: Pexels/Karolina Grabowska)
Ilustrasi mengatur uang untuk kebutuhan Ramadan. (Foto: Pexels/Karolina Grabowska)

Bulan Ramadan seringkali digunakan untuk mempererat silataurahmi kekeluargaan dan pertemanan, salah satunya dengan buka puasa bersama atau yang populer sebagai bukber.

Menghadiri undangan bukber memang menyenangkan, tapi kalau nggak bisa mengaturnya pengeluaran bisa membengkak.

Menanggapi hal tersebut Faculty Head of Sequis Training Academy of Excellence Samuji menyarankan Parents sebaiknya menyiapkan dana khusus bukber, satu atau dua bulan sebelum bulan puasa.

"Sebaiknya sejak awal tetapkan berapa kali Anda akan mengikuti acara buka bersama, misalnya seminggu sekali saja," katanya dalam keterangan tertulis.

Lebih lanjut Samuji mengatakan bahwa menyiapkan anggaran khusus bukber membantu pengeluaran tetap terjaga sekaligus menekan biaya tidak terduga selama bulan puasa.

Selain bukber, pengeluaran lain yang juga perlu dicermati selama bulan Ramadan, kata dia, di antaranya zakat fitrah, berbagi takjil, baju Lebaran, bingkisan Lebaran dan biaya mudik.

Pengeluaran seperti itu membuat struktur anggaran selama Ramadan berbeda dengan bulan-bulan lainnya.

Oleh karena itu Samuji menyarankan Parents untuk memisahkan kebutuhan selama Ramadan dari anggaran rutin serta memerinci apa saja kebutuhan yang wajib, bisa ditunda dan kemungkinan dana tersebut dibagi dengan anggota keluarga lain atau teman.

"Untuk biaya konsumsi selama Ramadan,  misalnya bisa membuat daftar kebutuhan untuk sebulan. Sementara untuk berbagi takjil atau bingkisan Lebaran, bisa dipertimbangkan untuk berbagi biaya dengan keluarga atau teman," terangnya.

Untuk baju Lebaran, pertimbangkan untuk memadumadankan baju-baju lama atau bila ingin membeli, pertimbangkan berdasarkan kenyamanan dan kemampuan finansial, bukan semata karena merek baju tersebut.

Dana untuk mudik Lebaran bisa dipersiapkan sejak beberapa bulan sebelumnya.

"Jangan memutuskan mudik atau libur secara mendadak supaya biaya mudik tidak mengganggu pos anggaran lainnya," imbuh Samuji.

Dana mudik, kata dia, bisa diambil dari anggaran liburan atau sedikit mengurangi alokasi dana untuk investasi pada satu bulan sebelum mudik.

"Hindari mudik dengan berutang kartu kredit karena akan membuat masalah baru pada bulan-bulan berikutnya karena harus melunasi utang beserta bunganya atau kebutuhan lain menjadi tertunda pemenuhannya," tegas Samuji.

Ia juga mengingatkan tetap menyiapkan dana darurat selama Ramadan dengan besaran ditentukan dari berapa banyak tanggungan.

"Saat masih lajang, besaran dana darurat yang dianjurkan adalah tiga kali dari rata-rata pengeluaran bulanan. Sementara jika sudah menikah dan belum punya anak, dana darurat minimal lima kali dari rata-rata pengeluaran bulanan," jelas Samuji.

Jumlah dana darurat akan bertambah jika sudah menikah dan memiliki anak.

Dana darurat bisa disiapkan dengan cara mencicil, misalnya 2-3 persen dari pendapatan. Tunjangan Hari Raya (THR) pun bisa disisihkan untuk memenuhi dana darurat.

Selain itu Samuji juga menyarankan Parents memiliki asuransi kesehatan untuk mengatasi risiko pengeluaran yang lebih besar ketika harus menjalani rawat inap.

Tag mengatur uang uang bukber buka bersama

Terkini