parenting

Buat Ibu Hamil Dianjurkan untuk Konsumsi Ikan untuk Mencegah Stunting

Ikan kaya akan protein yang sangat dibutuhkan ibu hamil dalam mencegah stunting pada anak.


Editor: Yani
Jumat, 27 Januari 2023 | 12:59 WIB
Ilustrasi ikan sarden. (Freepik/jcomp)
Ilustrasi ikan sarden. (Freepik/jcomp)

Ibu yang sedang hamil dianjurkan mengonsumsi ikan setidaknya 150 gram satu kali dalam seminggu selama sebulan. Konsumsi daging ikan tersebut perlu dilakukan untuk pencegahan stunting sejak dini.

Menurut pakar, pentingan ikan tersebut karena mengandung protein serta mineral dan kalsium yang membantu pembentukan tulang pada janin. Sedangkan kondisi stunting merupakan kombinasi antara gangguan pertumbuhan tulang dan gangguan perkembangan otak pada janin.

"Itu sudah puluhan penelitian yang ditunjukkan, memberikan ikan 150 gram satu hari kepada ibu hamil minimal empat kali satu minggu," kata Guru Besar Ilmu Gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Hardinsyah.

Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia ini mengemukakan, salah satu contohnya ikan sarden yang kaya gizi. Karena, ikan sarden mengandung protein yang lengkap serta mineral dan kalsium yang membantu pembentukan tulang pada janin.

Jika mengonsumsi protein, maka asam amino yang dibutuhkan tubuh pun ikut terpenuhi.

asam amino sendiri bermanfaat menghasilkan kolagen yang dapat membantu proses pembentukan tulang rawan pada janin.

"Pembentukan tulang rawan yang tadinya (bentuknya) seperti pasta gigi menjadi tulang keras. Anak dari lahir kemudian setelah satu tahun bisa berdiri, berjalan, menendang, dan sebagainya itu rahasianya kolagen bersama dengan berbagai mineral," katanya.

Ia mengemukakan, tulang ikan sarden bisa dimakan dan di dalamnya juga mengandung berbagai mineral yang bekerja bersama dengan zat gizi lain untuk mencegah stunting, kata Hardinsyah.

Selain itu, mineral yang tersimpan di dalam ikan sarden di antaranya termasuk kalsium yang tidak hanya dapat mencegah stunting pada janin, namun bermanfaat terhadap kondisi jantung bagi ibu hamil yang mengonsumsinya.

Tak hanya itu, ikan sarden juga berdampak positif pada pertumbuhan dan perkembangan saraf otak pada janin. Beberapa kebaikan atau keunggulan zat gizi dari ikan sarden juga bermanfaat terhadap kondisi kesehatan manusia secara lebih luas, seperti Omega 3 dan Omega 6, asam lemak DHA, serta vitamin D, B3, dan B12.

"Omega 3 itu lemak baik yang turut membuat darah kita menjadi lebih encer. Kalau darah kita lebih kental itu berbahaya, apalagi dengan kolesterol dan penyumbatan (di jantung), dan itu memperpendek usia," kata Hardinsyah.

"B12 itu juga bisa mencegah jantung koroner plus penting untuk cegah anemia. Jadi cegah anemia itu tidak hanya karena zat besi tapi ada B12," imbuh dia.

Namun untuk menjaga keutuhan zat gizi yang baik, Hardinsyah mengingatkan pentingnya cara pengolahan yang tepat.

Jika ikan diolah dengan cara digoreng, sebaiknya hindari suhu minyak di atas 140 derajat serta hindari penggunaan minyak jelantah.

"Tipsnya jangan sampai ketika kita menggoreng atau memanaskan minyak goreng dimasak sampai berasap, itu berarti suhunya sudah di atas 140-180 derajat," katanya.

Tag Stunting asam amino protein ikan sarden

Terkini