parenting

Demi Konten, Seorang Ibu Biarkan Anaknya Nyaris Tenggelam, Jangan Ditiru Ya!

Anak tersebut akhirnya jatuh ke ke dalam air dan nyaris tenggelam. Setelahnya, si ibu baru membantu dengan menarik tangan si anak.


Editor: Cahyaningrum
Senin, 29 Mei 2023 | 13:15 WIB
Ilustrasi tenggelam [Pexels.com/Luca Nardone]
Ilustrasi tenggelam [Pexels.com/Luca Nardone]

Demi konten di media sosial, orang terkadang rela melakukan apa pun. Tujuannya apalagi kalau bukan untuk mendapatkan penonton yang banyak.

Tapi sayangnya, tak semua konten layak untuk ditonton. Seperti konten yang akan kami bahas berikut ini.

Di media sosial baru-baru ini viral sebuah video seorang ibu nyaris membuat anaknya meregang nyawa akibat tenggelam di kolom renang. Ya, si ibu ogah menolong anaknya yang minta diangkat ke pinggir kolam renang.

Si anak terus menangis. Bocah malang ini tak bisa menggapai tepi kolam renang lantaran kakinya yang masih terlalu pendek.

Permintaan tolong si anak tak digubris ibu tersebut. Dia terus meminta anaknya untuk naik sendiri.

"Belajar naik sendiri, belajar," kata ibu tersebut.

Sementara, perekam juga melontarkan kalimat yang sama seperti si ibu. Diduga perekam dan ibu tersebut bernita mendidik anak itu jadi pemberani.

Anak tersebut akhirnya jatuh ke ke dalam air dan nyaris tenggelam. Setelahnya, si ibu baru membantu dengan menarik tangan si anak.

Ibu tersebut juga tertawa melihat anaknya yang sudah ketakutan.

Video ini diungah akun @mashartono_ di Instagram. Caption yang ditulis adalah "Demi konten, ibu-ibu ini dibiarin anaknya naik sendiri di tepi kolam renang padahal sudah nangis-nangis!! Emak jahat!!".

Netizen pun ramai-ramaon berkomentar. Mereka menilai ibu tersebut sudah kelewatan, meski niatnya ingin mendidik anak jadi pemberani.

"Emak gobl**, bisa-bisa trauma tuh anak. Yang rekam juga tol*l," komentar netizen.

"Lucu nggak, bodoh iya," komentar yang lain.

"Pengen gue toyol itu emaknya bener-bener. Nggak sampai segitunya bercanda," seru yang lain.

"Nggak gitu juga didik anak, kan jangkauan kakinya juga jauh, ngotaklah kalau ngedidik, minimal belajar di YouTube," timpal yang lain.

"Nggak gitu juga kali buk. Banyak cara ngajarin anak berani, kalau kayak gitu ada anaknya trauma, nggak mau lagi. Btw jangankan anak-anak ya, orang dewasa aja kadang susah mau naik modelan begitu," komentar lainnya. 

Tag Parenting

Terkini