parenting

Moms, Yuk Ajari Si Kecil Matematika

Matematika bagi sebagian anak merupakan pelajaran yang paling susah dan menyebalkan ya Moms.


Editor: Nurakhmayani
Kamis, 8 Desember 2022 | 00:21 WIB
Foto: ilustrasi anak belajar matematika (pexels/Keira Burton)
Foto: ilustrasi anak belajar matematika (pexels/Keira Burton)

Matematika bagi sebagian anak merupakan pelajaran yang paling susah dan menyebalkan ya Moms. 

Sebab anak-anak banyak dituntut untuk berhitung dengan cermat dan berpikir secara logis. Apalagi jika sudah memasuki sekolah dasar dimana anak sudah mulai mengenal berbagai macam rumus Matematika yang cukup membuat pusing kepala mereka.

Tetapi sebenarnya Moms n Dads tak perlu khawatir. Sebab si kecil sedini mungkin bisa mulai diajari Matematika.

Bahkan tanpa Moms n Dads sadari, Anda sering menggunakan bahasa Matematika, seperti besar dan kecil, berat dan ringan, dan lain-lain.

Moms n Dads juga dapat menggunakan cara sederhana dan menyenangkan ini untuk mengajak anak mulai berpikir dan berbicara tentang keterampilan Matematika, yaitu:

Arahkan ke bentuk

Saat Moms n Dads berjalan dengan anak, perkenalkanlah aneka bentuk-bentuk bangunan atau benda-benda yang mereka lihat, contohnya “lihat, itu ada atap rumah berbentuk segitiga berwarna cokelat”

Memperkenalkan keterampilan indra spasial dasar ini – konsep bentuk, ukuran, ruang, dan arah – ini akan membantu anak di sekolah ketika mereka mulai mengenal geometri nanti.

Hitunglah

Moms juga dapat mengajak anak menghitung benda-benda disekitar rumah. Contohnya saat Moms dan anak berjalan-jalan di taman ada berbagai jenis bunga yang berwarna warni. 

Moms bisa meminta si kecil untuk menghitungnya berdasarkan warna dengan suara keras. 

Ini adalah cara yang bagus untuk memperkenalkan konsep bilangan dan operasi (penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian). 

Moms untuk belajar berhitung dengan si kecil tak harus menggunakan benda ya. Tetapi bisa juga dengan langkah kaki atau tepuk tangan, ajari si kecil berapa jumlah tepukan atau langkah kaki yang dilakukan. 

Mainkan permainan menyortir

Hal ini bermafaat untuk anak agar dapat mengenali pola dan hubungan meletakkan dasar untuk mempelajari persamaan di kemudian hari. 

Ajaklah anak bermain dengan cara menyortir benda-benda yang berada di sekitar rumah, contohnya mengelompokkan bola warna warni berdasarkan warnanya. 

Bersenang-senang di dapur

Saat Moms memasak di dapur, coba ajak si kecil untuk ikut sibuk memasak bersama Anda. 

Dengan memasak bersama, anak jadi dapat mengeksplorasi pengukuran dan penghitungan. 

Moms dapat memberi anak tugas sesuai dengan usianya serta jangan lupa untuk mengawasinya saat ia masak bersama ya, Moms.

Moms bisa jelaskan pada si kecil tentang berapa banyak nasi yang dibutuhkan untuk makan satu hari dan tunjukkan kepada mereka bagaimana cara mengukurnya. 

Atau jika Anda membuat camilan, hitunglah makanan di piring Anda: “Ada satu, dua, tiga, empat buah beri dalam camilan kami.” 

Bangun menara

Penumpukan benda membantu anak-anak kecil untuk belajar tentang memperkirakan ukuran dan memahami hubungan antara benda-benda berukuran berbeda. 

Moms dapat membuat menara bersama si kecil dengan menggunakan balok, kotak kosong, karton kosong, atau benda aman lainnya yang Anda miliki di sekitar rumah yang dapat ditumpuk dengan baik. 

Nah, jika sudah bertumpuk, Moms dapat memberitahu mereka tentang bagaimana potongan-potongan itu bisa saling menempel. Lalu jika merana tersebut jatuh, Moms juga harus menjelaskan mengapa itu terjadi. 

Membandingkan dan kontras

Moms, saat mengajak anak ke supermarket atau ke pasar, ajaklah ia untuk memilih buah yang besar dan kecil dan mintalah untuk menghitung jumlah buah-buah yang dipilihnya tersebut. 

Hal Ini ternyata sangat membantu anak untuk bekerja membangun indera spasial dan keterampilan pengukuran. Nah, Moms, tunggu apalagi? Yuk ajak anak bermain sambil berhitung

Tag matematika belajar berhitung

Terkini