parenting

Ria Ricis Alami Mastitis Hingga Dirawat Inap di Rumah Sakit, Kenali Penyakit yang Terjadi pada Ibu Menyusui

Mastitis kerap kali terjadi pada ibu menyusui, namun jika tidak ditangani bisa menyebabkan payudara bernanah.


Editor: Yani
Kamis, 22 Desember 2022 | 19:07 WIB
Ria Ricis bersama istri dan anaknya saat berada di rumah sakit menjalani rawat inap. (Akun IG riaricis1795)
Ria Ricis bersama istri dan anaknya saat berada di rumah sakit menjalani rawat inap. (Akun IG riaricis1795)

Kabar mengejutkan datang dari selebgram Ria Ricis yang dikabarkan dilarikan ke rumah sakit. Dalam akun Instagram Riaricis1795, Ria Ricis nampak bersama sang suami Teuku Riyan dan anaknya sedang duduk di atas ranjang rumah sakit.

Dalam unggahan tersebut, Ria Ricis menuliskan sedikit kapsion tentang kondisinya.

"Nyerah. Dahlah iatirahat di rs aja😀kemarin bilang sama suami, besok kalau aku sembuh, nonton avatar yuk. Ey besoknya suhu badan 40 derajat 😀 yaudah ga jadi. Hehe," tulisnya pada unggahan tersebut.

Teuku Ryan kemudian mengonfirmasi jika istrinya memang menjalani rawat inap di rumah sakit. Menurut Teuku Ryan, istrinya itu sempat mengalami demam tinggi selama di rumah dan hanya ingin beristirahat di rumah tak ingin dibawa ke rumah sakit.

"Kemarin itu sempet aku cek di rumah tu tiga puluh delapan derajat itu aku udah panik dan aku bilang ayo kita ke rumah sakit aja tapi dia bilang mau istirahat dulu dirumah aja," ungkap Teuku Ryan dalam kanal Youtube Intens investigasi pada Rabu, 21 Desember 2022.

Ia juga mengungkapkan, demam yang terjadi pada Ria Ricis hanya terjadi di malam hari dan saat siang hari keadaan Ricis normal seperti biasanya. Namun yang mengejutkan lagi, saat Ricis itu dibawa ke IGD suhu tubuhnya justru kembali mengalami demam tinggi yakni mencapai 40 derajat celcius.

Teuku Ryan juga mengatakan, jika dokter menjelaskan indikasi penyakit yang diderita Ricis merupakan mastitis.

"Biasa sih ibu menyusui, pada umumnya itu pasti karena mastitis," ujarnya.

Meski sempat panik, Teuku Ryan mengatakan, untuk saat ini kondisi sang istri jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Perlu diketahui moms, mastitis merupakan peradangan pada jaringan payudara yang kerap dialami oleh ibu menyusui sehingga mengganggu proses pemberian ASI kepada bayi. Umumnya, mastitis sering kali membuat ibu menyusui merasa tidak nyaman dan kesulitan memberikan ASI karena payudara terasa sakit.

Dikutip dari ALodokter, biasanya penyebabnya adalah bakteri Staphylococcus dan Streptococcus agalactiae yang dapat menyebabkan infeksi pada jaringan payudara melalui luka di puting maupun saluran air susu.

Umumnya, bakteri ini berasal dari mulut bayi dan permukaan kulit payudara. Selain itu, penyebab lainnya bisa terjadi ketika saluran susu di payudara tersumbat karena adanya penumpukkan atau pengendapan sisa ASI. Kondisi ini dapat menyebabkan radang kelenjar susu atau infeksi payudara.

Lantas apa saja gejala mastitis yang harus diwaspadai:

  • payudara memar kemerahan
  • Sering terasa gatal
  • Terasa perih saat menyusui
  • Terdapat benjolan menyakitkan
  • Ukuran salah satu payudara lebih besar
  • Puting payudara mengeluarkan nanah
  • Sering merasa lelah
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak atau leher
  • Demam

Sebelum mengalami berbagai gejala tersebut, biasanya akan mengalami gejala yang menyerupai flu saat menderita mastitis.

Penyakit ini sebenarnya bisa diobati dengan beberapa cara, yakni sang ibu tetap menyusui anaknya. Cara ini dinilai paling efektif untuk menghilangkan mastitis, meski terasa sakit. Berhenti menyusui justru akan memperburuk mastitis.

  • Namun saat menyusui, dianjurkan menerapkan beberapa langkah berikut ini:
  • Pastikan mulut bayi melekat dengan benar pada payudara.
  • Cobalah mencari posisi menyusui yang nyaman.
  • Pijat payudara dengan lembut saat menyusui untuk memperlancar ASI.
  • Hindari menggunakan bra yang terlalu ketat.
  • Perbanyak istirahat dan minum banyak air.
  • Kompres payudara dengan kain yang telah direndam air hangat atau mandi dengan air hangat. Selain membantu menghilangkan rasa sakit, cara ini juga membuat payudara jadi lebih lunak, sehingga ASI bisa mengalir dengan lebih lancar.

Selain tetap menyusui, ibu diharapkan mengonsumsi obat-obatan. Biasanya, dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan antibiotik untuk mengatasi bakteri penyebab mastitis dan obat pereda nyeri agar proses menyusui tetap nyaman.

Jika tidak ditangani dengan baik, mastitis pada ibu menyusui apat menyebabkan payudara bernanah. Untuk menghindari komplikasi tersebut, periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami tanda atau gejala mastitis.

Tag mastitis ibu menyusui payudara Ria Ricis

Terkini