parenting

Ternyata Ini Penyebab Anak Sering Nangis Tiap Bangun Tidur di Pagi Hari

Kejengkelan anak ketika bangun tidur juga dapat disebabkan oleh ketidaknyamanan yang muncul akibat kondisi lingkungan mereka.


Editor: Cahyaningrum
Kamis, 9 November 2023 | 11:00 WIB
Ilustrasi anak menangis [Pexels.com/Yan Krukau]
Ilustrasi anak menangis [Pexels.com/Yan Krukau]

Apakah Bunda pernah memperhatikan bahwa si kecil berusia 2,5 tahun sering menangis ketika bangun tidur di pagi hari? Ketika anak terus-terusan cemberut dan menangis setelah bangun tidur, tentu saja hal ini dapat menimbulkan kekhawatiran bagi orangtua.

Namun, apa sebenarnya yang menjadi penyebabnya?

Menurut sumber yang kami temukan di Klikdokter, terdapat beberapa alasan yang mungkin dapat menjelaskan perubahan suasana hati anak setiap kali mereka bangun tidur:

1. Sleep Apnea Obstruktif (OSA)

Menurut penjelasan Dokter Astrid Wulan Kusumoastuti, perubahan suasana hati anak setelah bangun tidur sebaiknya diperhatikan dengan cermat. Ini karena mood swing tersebut bisa jadi merupakan gejala dari gangguan pernapasan yang dikenal sebagai Obstructive Sleep Apnea (OSA).

Pada anak yang mengalami OSA, terkadang mereka akan mengalami berhenti napas beberapa kali ketika tidur, yang mengakibatkan mereka sering terbangun. Karena gangguan tidur ini, mereka mungkin tidak tidur cukup dan akhirnya menjadi rewel setelah bangun tidur.

2. Kekurangan Waktu Tidur

Kekurangan tidur dan merasa lelah mungkin adalah hal yang dapat diatasi oleh orang dewasa. Sayangnya, anak kecil belum bisa sepenuhnya memahami perasaan tersebut.

Ketika mereka merasa kurang tidur dan tubuh mereka masih lelah, mereka akan menunjukkan ketidaknyamanan dengan berbagai cara, seperti wajah cemberut, keengganan untuk berpartisipasi dalam aktivitas, atau bahkan menangis setelah tersenyum sebentar.

3. Rasa Takut Setelah Bangun

Anak-anak biasanya merasa cemas dan takut saat mereka terbangun dan menemukan diri mereka sendirian di kamar tidur. Ketika mereka bangun tidur, orangtua seringkali telah sibuk dengan berbagai aktivitas, seperti mempersiapkan sarapan atau bersiap untuk bekerja.

Kehilangan kehadiran orangtua membuat anak merasa tidak aman, yang kemudian bisa memicu tangisan. Pada balita, mereka mungkin belum terbiasa dengan situasi ini, tetapi seiring berjalannya waktu, kecemasan ini biasanya akan berkurang dengan sendirinya.

4. Waktu Tidur yang Terlalu Lama

Selain dari kekurangan tidur, reaksi rewel pada anak juga bisa terjadi jika mereka tidur terlalu lama. Seiring bertambahnya usia, anak-anak akan tidur lebih sedikit.

Apabila seorang balita dibiarkan tidur lebih lama dari yang seharusnya, mereka mungkin akan cenderung rewel ketika terbangun.

5. Sleep Inertia

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga dapat mengalami kondisi yang disebut sebagai sleep inertia. Hal ini terjadi ketika seseorang tiba-tiba terbangun dari fase tidur dalam rapid eye movement (REM).

Kondisi ini dapat dipicu oleh bunyi alarm yang terlalu keras atau faktor lain yang mengagetkan. Jika hal ini terjadi pada remaja atau orang dewasa, mereka mungkin akan merasa linglung dan lemas. Namun, pada anak-anak, reaksi mereka bisa berupa tangisan keras dan keengganan untuk beraktivitas.

6. Gangguan Asosiasi Tidur

Sederhananya, Gangguan Asosiasi Tidur (SOAD) adalah kondisi di mana seorang anak mengasosiasikan lingkungan atau kebiasaan tertentu dengan tidur. Beberapa anak mungkin memiliki "ritual" khusus sebelum tidur, seperti mengelus punggung mereka atau mengisap jempol. Jika kebiasaan ini dihilangkan, mereka mungkin akan menangis.

7. Ketidaknyamanan Lingkungan

Kejengkelan anak ketika bangun tidur juga dapat disebabkan oleh ketidaknyamanan yang muncul akibat kondisi lingkungan mereka. Misalnya, mereka bisa menangis dan marah-marah karena kasur mereka basah oleh keringat atau ruangan terlalu panas.

Semoga dengan pemahaman ini, Bunda dapat lebih mudah mengidentifikasi penyebab perubahan suasana hati anak saat bangun tidur. Ingatlah bahwa setiap anak unik, jadi penting untuk memahami kebutuhan dan kenyamanan mereka secara individual.

Tag anak nangis di pagi hari penyebab anak menangis di pagi hari anak menangis

Terkini