konsultasi

Mitos-mitos Seputar Kesehatan Anak yang Perlu Moms anda Dads Ketahui

Banyak informasi yang beredar seputar kesehatan anak melalui media sosial (medsos), namun perlu diuji lagi fakta dan mitosnya.


Editor: Yani
Selasa, 3 Januari 2023 | 04:17 WIB
Ilustrasi bayi.
Ilustrasi bayi.

Moms and Dads yang memiliki anak yang masih balita tentunya akan mendapat banyak masukan atau saran dari berbagai pihak, bahkan media sosial (medsos) untuk merawat dan mengasuh sang buah hati.

Tak hanya itu, terkadang ada kepercayaan orangtua di zaman dahulu yang belum dipastikan kebenarannya juga masuk menjadi saran yang sampai di telinga kita.

Meski begitu, ada baiknya sebagai orangtua, Moms and Dads memahami mengenai mitos dan fakta seputar kesehatan anak agar bisa menjadi rujukan dalam menjaga sang buah hati.

Dokter spesialis anak dr I Gusti Ayu Nyoman Partiwi SpA, MARS pun membeberkan sejumlah mitos dan fakta seputar kesehatan anak dan keluarga yang tersebar di medsos.

  • Bayi perempuan lebih cepat bicara

Jenis kelamin bayi ternyata tidak menjadi penentu kemampuan berbicara. Lantaran kecerdasan terbentuk dari kromosom X, meski perempuan memiliki dua kromosom X dan laki-laki hanya punya satu kromosom X.

"Tanpa adanya stimulasi maka kemampuan berbicara tidak akan terangsang," katanya.

Ada berbagai contoh kegiatan untuk menstimulasi kemampuan berbicara anak, misalnya bercerita dan membaca bersama anak.

  • Susu formula menurunkan kecerdasan anak

Kecerdasan anak sejatinya ditentukan tiga faktor utama, kebutuhan asuh (makanan dan minuman bernutrisi), kebutuhan asih (pemenuhan kasih sayang) dan kebutuhan asah (stimulasi yang tepat).

"Susu formula di sisi lain, bisa menjadi solusi yang bisa membantu anak di atas satu tahun menaikkan berat badan," jelasnya.

Lantaran itu, ia menyarankan orangtua untuk mengeksplorasi berbagai jenis olahan susu, seperti es krim atau gelato agar anak lebih tertarik.

  • Anak tidak boleh mandi saat sakit

Kulit merupakan lapisan paling luar yang berfungsi melindungi tubuh dari berbagai kuman dan penyakit, tentunya kesehatan kulit semakin penting saat anak sakit. Karena itu, apabila seorang anak sakit tetap harus menjaga kesehatan kulit dengan mandi air hangat.

  • Anak jinjit saat belajar jalan adalah hal tidak wajar

Kenyataannya, jinjit merupakan salah satu proses bayi saat belajar berjalan. Biasanya saat memakai alat bantu baby walker, sebagai stimulan belajar berjalan, bayi berjinjit.

"Berjinjit adalah tahapan awal belajar jalan. Bayi yang menggunakan baby walker sebagai stimulan saat belajar jalan akan cenderung berjinjit untuk mengenali permukaan lantai sebelum benar-benar lancar berjalan," katanya.

  • Bayi jangan sampai 'bau tangan'

Istilah 'bau tangan' merujuk pada bayi yang selalu ingin digendong. Menurut Dokter Pratiwi, pada dasarnya bayi perlu digendong. Lantaran bayi perlu merasakan keamanan serta sentuhan yang hangat. Bahkan, menggendong bayi dapat menumbuhkan rasa percaya bayi terhadap orangtua.
 

Tag mitos Kesehatan Anak media sosial

Terkini