parenting

Dear Parents, Ada 5 Tips Parenting dari Psikolog saat Dampingi Anak Belajar Puasa

Ajarkan anak puasa sesuai tahapan usia.


Editor: Cahyaningrum
Rabu, 29 Maret 2023 | 15:26 WIB
Parents dianjurkan untuk mengajarkan anak puasa sesuai tahapan usia anak. (Foto: Pexels/Monstera)
Parents dianjurkan untuk mengajarkan anak puasa sesuai tahapan usia anak. (Foto: Pexels/Monstera)

Mengajarkan anak puasa Ramadan sejak usia dini memang sangat dianjurkan agar terbiasa menjalankan kewajibannya sebagai muslim di kemudian hari.

Namun bagaimana cara tepat dan bijak mengenalkan anak untuk menjalankan ibadah puasa agar bisa menikmatinya dan nggak merasa terbebani atau stres yang justru bisa menimbulkan masalah baru?  

Psikolog anak, Ayoe Sutomo, M.Psi., memberikan lima tips untuk Parents saat mendampingi anak belajar puasa.

1. Kenalkan konsep Ramadan pada anak sedini mungkin 
Anak dapat mengenal dan diikutsertakan dalam berbagai kegiatan Ramadan sedini mungkin.

“Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak. Jelaskan bahwa di bulan Ramadhan, umat muslim diwajibkan berpuasa, salat tarawih, serta melakukan berbagai kegiatan sosial seperti berbagi dengan sesama,” saran Ayoe.

Selain itu, Ditra Putra Komala, Mom and Baby Category Development Senior Lead Tokopedia berpendapat, ajarkan juga pada anak bahwa berpuasa selama Ramadhan tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi harus belajar untuk mendalami agama. "Salah satunya dengan belajar mengaji," imbuhnya.

2. Ajarkan puasa sesuai tahapan usia anak
Kemampuan anak untuk berpuasa sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh tahapan usia anak, maka Parents sebaiknya mengajarkan puasa bagi anak berdasarkan usia.

Untuk anak di bawah usia 7 tahun, orang tua bisa memperkenalkan dulu konsep dan kegiatan puasa selama Ramadan.

“Orang tua dapat mengajak anak usia 7-8 tahun untuk sahur. Buatlah kesepakatan selama belajar berpuasa. Jika anak tidak kuat puasa hingga maghrib, maka beri opsi bagi anak untuk berbuka saat azan zuhur. Setelah itu, anak bisa lanjut puasa hingga waktu buka,” jelas Ayoe.

Untuk anak di atas 8 tahun, lanjut dia, kesadaran menahan lapar dan haus saat puasa seharusnya sudah muncul.

Anak juga sudah bisa diajarkan meningkatkan keimanan dengan rajin beribadah, termasuk mengaji dan melaksanakan salat sunah dan tarawih.

“Buatlah anak bersemangat untuk beribadah, misalnya dengan memberikan perlengkapan ibadah baru,” tambah Ditra.

3. Siapkan makanan dengan nutrisi berimbang untuk sahur dan buka puasa
Makanan dengan nutrisi berimbang sangat penting agar tubuh anak tetap kuat selama bulan puasa.

Parents, kata Ayoe, bisa menyajikan makanan tinggi protein, seperti daging ayam atau sapi. Jangan lupa hidangkan makanan kaya serat, seperti buah dan sayur, untuk melancarkan sistem pencernaan anak.

“Pastikan anak minum banyak air putih dan menghindari makanan gorengan, asin serta tinggi gula secara berlebihan. Mengingat makanan asin membuat tubuh menjadi cepat haus, sedangkan gula membuat tubuh cepat lapar,” jelasnya.

Takjil seperti kolak pisang, sop buah dan pisang cokelat bisa diberi ke anak dalam jumlah yang wajar agar anak semangat puasa.

4. Libatkan anak di berbagai kegiatan dan beri apresiasi 
Parents bisa membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa lapar dan haus sekaligus mempererat hubungan melalui beragam rutinitas selama Ramadan.

“Mulai dari belajar mengaji, salat duha, mendongengkan kisah nabi hingga mengumpulkan baju atau mainan layak pakai untuk disumbangkan ke masyarakat yang lebih membutuhkan,” saran Ayoe.

Ia juga mengingatkan orangtua untuk memberikan pujian saat anak berhasil melakukan hal-hal kecil seperti bangun sahur, sikat gigi sebelum imsak dan kegiatan kecil lainnya.

"Orang tua juga dapat menyampaikan apresiasi kepada anak dengan memberikan mainan favorit,” ujar Ayoe.

5. Ajak anak belanja baju muslim untuk berbagai kegiatan Ramadan
Parents bisa mengajak anak berbelanja baik secara offline maupun online baju muslim agar lebih semangat puasa.

Anak juga akan senang ketika diajak Parents untuk memilih warna baju muslim anak yang akan dikenakan saat buka bersama di luar atau ketika keliling masjid untuk salat tarawih.

Itulah lima tips parenting yang dapat Parents lakukan saat mendampingi anak belajar puasa.

Tag tips parenting anak belajar puasa anak puasa ajarkan anak puasa

Terkini