parenting

Hati-Hati Cuaca Panas, Ini Penyakit yang Bisa Menyerang Anak dan Cara Mencegahnya

Panas matahari yang berlebihan atau paparan polusi udara yang tinggi bisa membuatsakit kepala sebelah atau migrain.


Editor: Cahyaningrum
Kamis, 19 Oktober 2023 | 11:30 WIB
Ilustrasi anak bermain di luar ruangan [Pexels.com]
Ilustrasi anak bermain di luar ruangan [Pexels.com]

Sebagian wilayah Indonesia lagi dilandai cuaca ekstrem beberapa bulan terakhir. Berbeda dari yang pernah ada, musim kemarau kali ini terasa lebih panas.

Di ibu kota, suhu sampai menembus 37 derajat celcius di siang hari. Saking panasnya, angin yang berhembus kerap terasa hangat di kulit.

Cuaca panas bisa menyebabkan masalah pada kesehatan, termasuk bagi anak-anak. Ya, cuaca ekstrem ini bukan cuma mengganggu aktivitas anak.

Ada beberapa penyakit yang berpotensi menyerang anak saat Cuaca panas. Dilansir dari laman Herminahospitals, berikut ini di antaranya:

1. Migrain akibat Terpapar Panas Matahari dan Polusi Berlebihan

Panas matahari yang berlebihan atau paparan polusi udara yang tinggi dapat menyebabkan sakit kepala sebelah atau migrain. Gejala ini dapat dirasakan ketika kepala terasa berdenyut dan nyeri, sering disertai dengan mual. Migrain yang disebabkan oleh paparan Cuaca panas dapat menjadi sangat mengganggu. Oleh karena itu, penting untuk melindungi diri dari sinar matahari dan menghindari terlalu lama berada di luar ruangan saat cuaca sangat panas.

2. Dehidrasi, Heatstroke, dan Iritasi Kulit

Dehidrasi, heatstroke, serta iritasi kulit adalah dampak lain yang mungkin terjadi akibat Cuaca panas. Gejala dehidrasi termasuk kelelahan, kulit kering, dan warna air kencing yang keruh. Heatstroke, atau kondisi panas dalam, dapat terjadi saat tubuh kelebihan panas, dan ini bisa sangat berbahaya. Selain itu, kulit juga dapat mengalami iritasi akibat paparan sinar matahari yang berlebihan. Untuk menghindari dampak ini, penting untuk tetap terhidrasi dengan baik, memakai pakaian yang sesuai, dan melindungi kulit dari sinar matahari.

3. Demam Tinggi akibat Paparan Sinar Matahari

Paparan sinar matahari yang berlebihan juga dapat menyebabkan demam tinggi dan peningkatan suhu tubuh. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat berbahaya dan merusak organ-organ vital dalam tubuh. Oleh karena itu, penting untuk mengambil tindakan pencegahan saat Cuaca panas, seperti menghindari terlalu lama berjemur di bawah sinar matahari dan memastikan tubuh tetap terlindungi.

4. Panas Dalam akibat Cuaca panas

Kondisi panas dalam adalah masalah kesehatan lain yang dapat muncul akibat Cuaca panas, terutama jika dikombinasikan dengan asupan makanan yang kurang tepat, seperti makanan berlemak atau pedas. Untuk menghindari kondisi ini, penting untuk memilih makanan yang tepat dan menjaga asupan cairan tubuh.

Untuk melindungi anak-anak dari dampak Cuaca panas, berikut beberapa langkah yang dapat diambil:

1. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 pada kulit yang tidak tertutup oleh pakaian sebelum keluar rumah.

2. Pastikan anak-anak untuk minum air yang cukup, jangan menunggu sampai merasa haus.

3. Pilihkan pakaian yang terbuat dari bahan ringan dan longgar agar tubuh tetap nyaman.

4. Hindari kontak langsung dengan sinar matahari, dan pastikan anak-anak menggunakan topi atau membawa payung.

5. Upayakan untuk berada di tempat teduh antara jam 11 pagi hingga 3 siang, saat sinar matahari paling kuat.

6. Hindari pakaian berwarna gelap, karena pakaian berwarna terang lebih efektif dalam menghalau panas.

Tag cuaca panas penyakit di cuaca panas tips lindungin anak dari cuaca panas

Terkini